Personal Electric Vehicle. Era Baru Transportasi (?)

(Personal) Electric Vehicle.

One Wheel Electric Skateboard

One Wheel Electric Skateboard

Sejak beberapa bulan lalu, entah kenapa aku sedikit terobsesi dengan subject ini. Setiap ada article atau produk yang berkaitan dengan PEV, aku pasti menyempatkan untuk membacanya. Dan kali ini, aku berpikir; kenapa tidak untuk mulai menuliskannya?

Aku percaya bahwa dengan semakin menipisnya cadangan minyak bumi, dan tingkat kepedulian kita atas polusi juga semakin besar, maka dalam beberapa (belas) tahun lagi hampir semua kendaraan akan bertransformasi dari bermesin combustion (berbahan bakar bensin/solar/aftur dkk) menjadi listrik.

Munculnya EV sebenarnya sudah cukup lama, sejak pertengahan abad 19. Bahkan, faktanya; pada tahun 1912 di US, jumlah mobil listrik LEBIH BANYAK dari mobil berbahan bakar bensin. Jadi, EV sama sekali bukanlah teknologi yang baru. Continue reading

Advertisements

Snowboarding di Muju, Korea Selatan (2)

Ternyata bukan 3 kategori. Setelah nengok foto guideline resort, aku baru inget kalo Muju punya 4 jenis track atau slope, yaitu; beginner, intermediate, advanced, dan expert. Sebagai newbie, beraninya ya jelas baru track yang beginner dong. Itupun baru hari kedua.

Menuju ke garis start slope, ada beberapa jalur gondola (kereta gantung) yang bisa dinaiki. Lebih jelasnya ada di peta ini

Awalnya aku mencoba jalur Eastern dengan naik Gondola Boat. Jalur ini panjangnya hanya 340m dan Continue reading

Snowboarding di Muju, Korea Selatan (1)

Licin. Curam. Dingin. Suara angin yang mendesau dalam suhu minus 8 derajat celcius. Mendadak aku tersadar kalau didepan sana track es akan berbelok tajam kekanan, dan aku meluncur terlalu cepat. Dan tidak ada rem dalam snowboard ini. Yang bisa dilakukan adalah berbelok dan menggunakan sisi papan ini untuk mengikis salju, mengurangi kecepatan.

Dan untuk berbelok sama dengan memindahkan berat badan ke kaki depan, lalu membuat menggeser kaki belakang kesamping, sembari menjaga sudut badan selalu condong ke belakang agar tidak terpelanting. Dan refleksku tidak cukup cepat untuk menjaga keseimbangan, mengurangi kecepatan, dan tetap mengarahkan badan ini ke sudut yang benar. Sejenak aku melayang. Beberapa mikro detik, lalu disusul hentakan keras di bahu kanan, sikut kiri, dan punggung secara berurutan. Aku jatuh terhempas, pada kesadaran penuh.

Continue reading