Mlayu sak plinthengan (3)

Weight loss.

Ini menjadi alasan terakhir, dan ternyata poin ini sangat berpengaruh dalam membuatku konsisten berolahraga. Secara dalam bisnis kuliner yang aku jalani, jelas ngga mungkin membatasi varian makanan. Ada ratusan lebih menu di resto yang kumiliki, dan sebagai penganut faham “you are your business”, aku harus bisa merasakan dari sudut pandang konsumen; yang artinya semua makanan paling tidak pernah kucoba.

Syndrom “foodtest” juga sangat berpengaruh; terutama ketika buka resto baru, tiap hari random check menu, sebagai proses quality control yang harus dilakukan. Dan pasti sayang kalau sekedar icip-icip basa-basi. Ya pasti habis😀

Well, I practically anything that served on a plate. Ngga heran kalau berat badanku tahun kemarin (2011) pernah mencapai 87kg. Apalagi ternyata tipe metabolismeku juga cepet banget menimbun daging dan lemak. Tinggiku 177cm, jadi ya gitu, ipel-ipel bentuknya😐

Setelah mulai lari, dalam waktu 2-3 bulan pertama langsung turun 5kg. Dan terus turun hingga sekarang ini 77kg, alias udah turun 10kg; walaupun belum mencapai berat ideal sesuai itungan Body Mass Index yaitu 74kg. Lumayan lah, tinggal kurang 3kg lagi.

Triknya, aku punya timbangan digital yang bisa membaca hingga akurasi 100gram atau 1 ons, diletakkan di kamar ganti. Tiap pagi aku nimbang, sore habis mandi nimbang, pokoknya tiap masuk kamar ganti otomatis nimbang. I’m a weight scale freak now ;p

Dengan adanya timbangan tersebut, bisa terbaca bahwa ternyata setiap kali aku lari 5km, maka beratku berkurang sekitar 500-800gr. Pola makan otomatis juga berubah, karena aku tetap makan enak dan banyak; tapi tidak sesering dulu. Sarapan yang tadinya pasti nasi diganti dengan muesli+susu+honey, walaupun tidak tiap hari. Well then, if you want to eat like a king, you must run like a bandit.

Eh wait wait, ini bukan sebuah artikel motivasi menurunkan berat badan. Kalau yang begituan coba hubungi ahli gizi terdekat — asal bukan yang berlogo “NAIK/TURUN BERAT BADAN 2-20kg” itu yaa..

Kemarin ketika libur natal, kami sekeluarga pergi ke Magelang, nginep di Puri Asri. Seperti layaknya liburan, pasti diisi dengan makan-makan yang yak-yak-an. Ini pun sebenarnya sudah direm dengan tetep renang muterin kolam renangnya 15x putaran tiap hari. Tetep saja sih ya, kalo makan sehari 3x @ 3 porsi ya ngga sebanding kalori masuk sama keluar.

Begitu sampai Jogja lagi, langsung ketemu timbangan dan didapatlah tambahan daging sebesar 2kg :)) Termotivasi lari dan dalam 5 hari udah turun 1.5kg. Fyuh.

That’s it. Ini adalah seri terakhir dari trilogi Mlayu Sak Plinthengan (uopoooh). Sekarang ini aku mulai training buat Triathlon pertamaku di Bali untuk Juni 2013. Masih ada waktu 6 bulan kedepan. Lha malu doong sama bio di twitter kalo ngga segera dijalanin🙂 Doakan yaaaa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s