Aquaponics – 2

Enough with the theory.

Segala material bacaan tentang aquaponics, sustainable living, zero waste hanya akan menjadi pengetahuan yang sekedar diceritakan atau ditulis kembali tanpa menjadi nyata, jika tidak dipraktekkan.

We jumped in.

Dimulailah project Aquaponics, yang mungkin sekilas adalah ide konyol, karena kita hidup di Indonesia, negeri gemah ripah loh jinawi, negeri kolam susu, dan tongkat ditanam jadi tumbuhan, kenapa perlu repot-repot menanam tidak ditanah?

Prototype pertama Aquaponics system kami dengan greenhouse di rooftop kantor yang terletak di Sawitsari. Hanya berukuran 4 x 4m dengan bahan seadanya. Oh ya, tanpa Simon Pasha a.k.a @kakarotkun yang terjun langsung dalam proses aplikasi, dan berkontribusi penuh dalam proses brainstorming. Never worked out without him.

Our 1st greenhouse

Hasil panen dengan sistem Aquaponics cukup menggembirakan. Percobaan kami di Greenhouse pada tanaman tomat, yang diatas kertas seharusnya panen setelah 75 hari ditanam, ternyata sudah bisa mulai dipetik pada masa 60 hari.

Segala tanaman lain juga tumbuh dengan baik, kecuali ada beberapa cabe yang terkena hama kutu. Pada masa panen, dari 4 pohon tomat produktif bisa menghasilkan 500gr – 1kg buah PER HARI. All is well.

Tomat dari greenhouse Sawitsari

We then decide to jump in, deeper.

Prototype kedua Aquaponics Greenhouse kami dibuat mengacu pada design original dari Buckminster Fuller (1895 – 1983). Bentuknya adalah Geodesic Dome, atau berarti adalah bangun setengah bola dengan konstruksi bangun segitiga. Lokasinya terletak di Salakan, Sleman, Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, konstruksi ini berdiameter 10 meter dengan tinggi 6 meter dari permukaan tanah.

Kerangka Dome

Pada saat awal Dome ini didirikan, cukup menjadi tontonan penduduk sekitar, dan teman-teman banyak yang bertanya-tanya, apa bangunan ini sebenarnya? Kalau lagi serius saya akan menjelaskan; tapi kalau lagi males saya jawab bahwa ini adalah pesawat ruang angkasa dari planet Namec :p

Alien Spaceship :p

 

Enough with the theory.

Every readible materials about Aquaponics, Sustainable living, or zero waste will only be useless lessons unless they’re practiced.

We jumped in.

The Aquaponics project began. At a glance, it sounds like a silly idea — here in Indonesia, where we can grow anything on the ground, why do we need soil-less planting system?

Our Aquaponics system prototype started with a small greenhouse on the rooftop of our office, in Sawitsari Yogyakarta, Indonesia. It only sized 4 by 4m, with possible and cheap materials we can get. Simon Pasha a.k.a @kakarotkun is in charge directly in the building process and contributes directly in the brainstorming session. Never worked out without him.

Our first harvest is gleesome. Our experiment in this greenhouse on tomato plants; resulted in 60 days harvest period, while normal guideline on regular planting took 75 days period.

Any other plants also grow rapidly, only some chili plants got some pests. From 4 active tomato plants produce about 500gr to 1kg fruits during harvest time EVERY DAY. All is well.

We then decide to jump in, deeper.

Our 2nd Aquaponics Greenhouse prototype is based on the original design by Buckminster Fuller (1895 – 1983). It’s a Geodesic Dome — means it’s a half-sphere shape with triangular construction parts, located on Salakan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia. And it’s relatively big. The diameter is 10m with 8 meter height from the ground.

On the very first time this Dome is erected, local village people came, and also lots of friends wondering and asking; what kind of building it actually is? When I’m in serious mode I’ll be explaining in details, but sometime I just said it’s a spaceship from Planet Namec :p

One thought on “Aquaponics – 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s